Blog ini merupakan blog promosi Pariwisata Pulau Singkep - Kepri dengan tujuan ingin memberdayakan dan menghidupkan ekonomi masyarakat tempatan di Dabo Singkep dan sekitarnya.
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Maret 2014
Sejarah dan Penjelasan Singkat Pulau Dabo Singkep
Dabo Singkep adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Riau oleh mayoritas suku Melayu dan Muslim . Dabo Singkep kehidupan masyarakat , rata-rata yang paling mungkin untuk tinggal di daerah pesisir semenanjung di selatan dan timur dari pulau Dabo Singkep . Bekerja sebagai nelayan menjadi masyarakat rutin dengan dukungan laut Dabo Singkep memiliki kekayaan alam yang sangat besar bagi orang-orang untuk hidup setiap hari . Tidak terlepas dari itu , banyak orang juga Dabo Singkep yang berpenghasilan sebagai pedagang, petani dan lain-lain .
Budaya yang kental dengan tradisi Melayu , telah mempertahankan ciri khas warga Dabo Singkep yang ramah dan mudah bergaul dengan suku-suku yang tinggal di daerah luar Dabo Singkep . Dengan tradisi Melayu yang kuat , orang yang mampu Dabo Singkep Melayu warisan leluhur yang telah tertanam sejak zaman sebelumnya ancestors.Dabo Singkep adalah salah satu pulau terbesar di antara pulau-pulau yang terdaftar di Kabupaten Lingga Provinsi . Dua pulau lainnya yang cukup terkenal adalah Daik Lingga sebagai ibukota kabupaten dan Senayang , pulau ketiga dijuluki sebagai Selingsing District .
Asal Muasal Nama Pulau Dabo Singkep
Pada zaman dahulu kala tersebutlah
dua orang pemuda yang berniat ingin merantau. Seorang berasal dari daerah Buton yang bernama
La-Abo, dan satu orang lagi dari etnis Cina yang bernama Singkek.
Mereka bertempat tinggal di Buton.
La-Abo dan Singkek
pun telah bersahabat sejak kecil.
Mereka
berdua sangat berhasrat untuk merantau ke luar dari daerah mereka. karena ingin
memperbaiki kehidupan mereka agar bisa menjadi lebih baik lagi.
Merekapun mengatur rencana dengan baik, segala perbekalan dan kebutuhan
mereka di dalam perjalanan nanti mereka persiapkan.
Esok paginya, dengan sebuah sampan
kecil, mereka pun berlayar mengarungi lautan luas. Telah berhari-hari mereka mengarungi
lautan. Perbekalan mereka sedikit demi sedikit mulai habis sebab
jarak tempuh ke suatu pulau sangatlah jauh.
Langganan:
Postingan (Atom)
